PEMUDA DAN TREN GAYA HIDUP DIGITAL MASYARAKAT DI MASA PANDEMI

Penyebaran Virus Covid-19 telah menuntut perubahan dalam gaya hidup yang kini semakin terintegrasi dengan penggunaan aplikasi berbasis digital. Adaptasi pada penggunaan aplikasi berbasis digital menjadi sebuah tantangan yang harus ditangani.

Penyebaran Virus Covid-19 di Indonesia

            Indonesia kini sedang dihadapkan pada penyebaran virus Covid-19 yang telah menyebar ke berbagai daerah di Indonesia. Virus Covid-19 merupakan virus yang pertama ditemukan di kawasan Kota Wuhan Negara China yang kemudian penyebaranya menyebar hingga ke berbagai daerah di China dan bahkan mencapai ranah global. Situasi ini kemudian mendorong pihak Organisasi Kesehatan Dunia untuk menetapkan status penyebaran virus Covid-19 sebagai pandemi yang bersifat global.

            Penyebaran virus Covid-19 di Indonesia pertama terdeteksi dengan ditemukanya kasus pertama pada Maret tahun 2020 yang dimana terdapat warga Kota Depok Provinsi Jawa Barat yang telah terinfeksi virus Covid-19 setelah melakukan kontak dengan rekan warga tersebut yang merupakan Warga Negara Asing yang sedang berkunjung ke Indonesia .

            Penyebaran virus Covid-19 di Indonesia dapat dikategorikan masif, hal ini dapat terlihat dari penyebaran virus yang cepat yang kemudian menimbulkan dampak berupa korban jiwa dan terhentinya berbagai kegiatan masyarakat yang harus dihentikan guna mencegah terjadinya penyebaran virus Covid-19 yang dapat menyebar melalui berbagai kegiatan masyarakat.

Penggunaan Teknologi Berbasis Digital di Masa Pandemi Virus Covid-19

            Adanya penyebaran virus Covid-19 di Indonesia telah menuntut masyarakat untuk dapat beradaptasi dengan situasi agar berbagai kegiatan masyarakat dapat kembali dilakukan pasca sebelumnya dihentikan akibat terdampak penyebaran virus Covid-19. Salah satu bentuk upaya adaptasi yang dilakukan untuk mendorong pelaksanaan berbagai kegiatan masyarakat di masa pandemi virus Covid-19 adalah menggunakan teknologi berbasis digital.

Pada masa pandemi virus Covid-19, teknologi berbasis digital digunakan sebagai bagian gaya hidup masyarakat untuk mempermudah pelaksanaan berbagai kegiatan tanpa harus melakukan kontak fisik yang kemudian dapat berpotensi menularkan virus. Beberapa kegiatan masyarakat yang dilakukan pada masa pandemi virus Covid-19 dengan menggunakan teknologi berbasis teknologi diantaranya adalah kegiatan ekonomi, kegiatan pendidikan, hingga kegiatan hubungan sosial yang dilakukan masyarakat.

            Pada kegiatan ekonomi seperti kegiatan jual beli, masyarakat kini mulai menggunakan teknologi berbasis digital seperti aplikasi platform jual-beli online yang digunakan untuk mempermudah kegiatan jual-beli tanpa harus melakukan kontak fisik. Melalui aplikasi platform jual-beli online, masyarakat dapat mengakses berbagai produk atau jasa yang diinginkan secara praktis yang telah terintegrasi kedalam satu layanan platform berbasis digital.

            Pada kegiatan pendidikan, kegiatan pembelajaran kini telah dilakukan secara daring dengan menggunakan aplikasi pertemuan berbasis digital. Dengan adanya penggunaan aplikasi pertemuan berbasis digital, kegiatan pembelajaran termasuk interaksi yang dilakukan antara guru dan siswa dapat dilakukan secara daring dengan tanpa menggunakan kegiatan tatap muka yang kemudian dapat berpotensi untuk menimbulkan penyebaran virus melalui interaksi.

            Pada pelaksanaan kegiatan hubungan sosial, kini masyarakat mulai menggunakan aplikasi media sosial dan juga aplikasi pertemuan berbasis digital sebagai media interaksi antar masyarakat. Penggunaan aplikasi media sosial dan aplikasi pertemuan berbasis digital tersebut merupakan bentuk upaya untuk menjaga keberlangsungan hubungan sosial tanpa harus menggunakan kontak dan interaksi secara fisik yang kemudian beresiko untuk menularkan virus.

            Penggunaan teknologi berbasis digital telah menjadi bagian dari kebutuhan masyarakat selama masa pandemi virus Covid-19, hal ini dikarenakan penggunaan teknologi berbasis digital telah mempermudah pelaksanaan berbagai kegiatan masyarakat. Oleh karena itu, menjadi penting bagi masyarakat untuk beradaptasi dengan penggunaan berbagai teknologi berbasis digital dalam berbagai kegiatan masyarakat khususnya di masa pandemi virus Covid-19.

            Akan tetapi, sebuah pertanyaan muncul terkait sejauh mana kesiapan masyarakat dalam beradaptasi dengan penggunaan berbagai teknologi berbasis digital. Pada kenyataanya, masih banyak masyarakat yang “gagap teknologi” yang belum terbiasa dengan penggunaan teknologi berbasis digital. Kondisi gagap teknologi yang ada pada masyarakat kemudian akan menghambat adaptasi masyarakat terhadap penggunaan berbagai teknologi berbasis digital untuk mempermudah pelaksanaan kegiatan di masa pandemi virus Covid-19.

            Pada kegiatan ekonomi seperti kegiatan jual beli meskipun telah tersedia platform jual-beli online, pada kenyataanya masih ditemukan masyarakat yang masih melakukan kegiatan jual beli secara tatap muka yang kemudian dapat berpotensi untuk menyebarkan virus. Pada kegiatan pendidikan, penggunaan aplikasi pertemuan berbasis digital tidak serta merta dapat digunakan dengan mudah. Pada kenyataanya, guru dan siswa dihadapkan pada kendala teknis atau non teknis dalam penggunaan aplikasi pertemuan berbasis digital yang kemudian mempengaruhi kelancaran proses pembelajaran daring.

            Pada kegiatan hubungan sosial, penggunaan aplikasi media sosial dan aplikasi pertemuan berbasis digital masih belum dapat digunakan dengan baik oleh masyarakat dikarenakan berbagai kesulitan yang dialami oleh masyarakat selama penggunaan. Berbagai kesulitan tersebut merupakan refleksi bagaimana sebagian masyarakat masih dalam keadaan gagap teknologi. Kondisi inilah yang menjadi salah satu tantangan di masa pandemi yang harus segera diatasi, hal ini dilakukan guna mendorong adaptasi masyarakat dengan penggunaan teknologi untuk memudahkan pelaksanaan kegiatan di masa pandemi virus Covid-19.

Peran Pemuda dalam Mendorong Perubahan Sosial Masyarakat Guna Mempermudah Adaptasi Penggunaan Teknologi Berbasis Digital

            Kondisi gagap teknologi yang dialami masyarakat dapat disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya adalah kebiasaan masyarakat yang masih bersifat tradisional. Melihat situasi ini maka penting untuk mendorong terjadinya perubahan sosial dalam lingkungan masyarakat guna mendorong kesiapan masyarakat untuk menggunakan berbagai teknologi dalam kehidupan masyarakat. Perubahan sosial didefinisikan sebagai proses perubahan struktur, sistem sosial, dan budaya.

            Kalangan pemuda memiliki peranan penting dalam mendorong terjadinya perubahan sosial dalam lingkungan masyarakat, peranan pemuda diantaranya adalah sebagai agen perubahan (agent of change), agen pembangunan (agent of development), dan agen modernisasi (agent of modernization). Peran pemuda dalam mendorong terjadinya perubahan sosial untuk mengatasi tantangan kondisi gagap teknologi masyarakat dalam penggunaan berbagai teknologi berbasis digital yang digunakan pada masa pandemi virus Covid-19 dapat dilakukan melalui pelaksanaan edukasi kepada masyarakat.

            Kalangan pemuda dapat melakukan edukasi kepada masyarakat terkait penggunaan berbagai teknologi berbasis digital dalam berbagai kegiatan pada masa pandemi virus Covid-19. Edukasi dilakukan dengan memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat terkait cara penggunaan, berbagai fitur dan layanan, dan juga berbagai bentuk pemanfaatan teknologi berbasis digital secara luas. Upaya pemberian edukasi kepada masyarakat dapat dilakukan melalui pemanfaatan berbagai jaringan masyarakat seperti partisipasi pihak Rukun Warga, Rukun Tetangga, hingga organisasi kemasyarakatan.

            Kalangan pemuda juga dapat memanfaatkan komunikasi secara personal untuk mengedukasi masyarakat terkait penggunaan teknologi berbasis digital. Melalui pemberian edukasi tersebut diharapkan dapat membentuk pemahaman dan kemampuan penggunaan teknologi berbasis digital secara komprehensif guna mengatasi permasalahan gagap teknologi pada masyarakat sehingga memudahkan upaya adaptasi penggunaan teknologi berbasis digital pada masyarakat.

            Selain itu, pemberian edukasi tersebut dapat mendorong perubahan kultur dan kebiasaan masyarakat dari yang sebelumnya bersifat tradisional untuk kemudian beradaptasi dengan kebiasaan baru yang bersifat modern, hal ini kemudian akan membantu masyarakat dalam beradaptasi dengan penggunaan teknologi berbasis digital dalam berbagai aktivitas masyarakat di masa pandemi virus Covid-19.

            Pada masa pandemi virus Covid-19, menjadi penting bagi masyarakat untuk beradaptasi dengan penggunaan teknologi berbasis digital. Teknologi berbasis digital digunakan untuk mempermudah berbagai kegiatan masyarakat, oleh karena itu wawasan dan kemampuan penggunaan teknologi berbasis digital harus dapat dilakukan oleh seluruh masyarakat secara komprehensif sehingga berbagai kegiatan masyarakat dapat tetap dilakukan.

Daftar Pustaka

  • Anggraini, Mutia (2020). 10 Kelebihan dan Kekurangan Belanja Online Saat Pandemi Corona, Wajib Tahu. https://www.merdeka.com/trending/10-kelebihan-dan-kekurangan-belanja-online-saat-pandemi-corona-wajib-tahu-kln.html
  • Dewi, Ernita (2012). TRANSFORMASI SOSIAL DAN NILAI AGAMA. Jurnal Substantia, Vol. 14, No. 1, April 2012
  • Firmansyah, Rian (2021). Hari Ini Tepat Satu Tahun Pandemi Covid-19 Menghantui Indonesia, Kasus Pertama Ditemukan di Depok. https://prfmnews.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-131520311/hari-ini-tepat-satu-tahun-pandemi-covid-19-menghantui-indonesia-kasus-pertama-ditemukan-di-depok
  • KNPI SEMARANG (2017). Tiga Peran Pemuda dalam Perubahan Sosial. http://www.knpikotasemarang.org/2017/05/tiga-peran-pemuda-dalam-perubahan-sosial.html?
  • Radar Surabaya (2020). Pembelajaran Daring Banyak Kendala, Guru dan Siswa Banyak Tak Siap. https://radarsurabaya.jawapos.com/read/2020/10/06/217611/pembelajaran-daring-banyak-kendala-guru-dan-siswa-banyak-tak-siap

Anggy Wira Pambudi

1 Blog Posting

Komentar